Senin, 20 Juni 2016

Meja Makan


puisi Naim Emel Prahana

aku masih merindukan makan malam bersama
duduk mengitari meja makan kita
pesta kecil puluhan tahun silam
anak-anak berebut sayur
mengkerutkan kening
lalu kita tertawa bersama 

aku masih merindukan suasana itu
pulangkan harmoni seperti di desa
berselimut persahabatan embun, dingin
dan kenhangatan kebersamaan

kota telah melenyapkan cinta kita
antara acara televise, gadget handphone
dan karier-karier manipulasi suka

sunyi di hamparan ruang makan
senyap dilanda bencana teknologi
satu arti sudah pergi sebelum pagi
tanpa dermaga menambatkan hati.

2016

Tidak ada komentar: