Rabu, 10 Februari 2016

BNK Razia Narkoba Rambah PNS Metro



Keterangan foto
GELEDAHPetugas - Wakil Sekretaris BNK Metro, Naim Emel Prahana melakukan penggeledahan terhadap PNS di kantor Kecamatan Metro Pusat, Rabu (17/12) kemarin. Penggeledahan itu berkaitan dengan program razia narkoba BNK Metro di penghujung tahun 2014 ini. Dalam gambar terlihat petugas BNK serius memperhatikan isi tas beberapa PNS.



 

Metro—Operasi (razia) narkoba Badan Narkotika Kota (BNK) Metro di penghujung 2014 sudah mulai merambah PNS di lingkungan kantor pemerintah kota Metro, tidak lagi sebatas operasi di sekolah-sekolah.
Hal itu dilakukan BNK Metro, Rabu (17/12) kemarin di sejumlah sekolah dan kantor pemerintah. Hal itu dilakukan untuk menjawab image selama ini, kalau BNK itu hanya operasi di sekolah saja.
Menurut staf sekretariat BNK Metro, Naim Emel Prahana kepada koran ini, Rabu (17/12) kemarin mengatakan, operasi di kantor-kantor terhadap PNS sudah harus dilaksanakan.
“Mengingat selama ini banyak PNS yang tertangkap akibat menggunakan narkoba,” jelasnya.
Operasi kepada siswa, tetap dijalankan, tambah Naim seraya mempertegas komitmen BNK untuk pemberantasan penyalahgunaan narkoba yang makin marak.
Di tahun mendatang, kita akan melakukan operasi terhadap beberapa kantor pemerintah yang disinyalir ada PNS yang selama ini menggunakan narkoba.
“Walau, kita harus membuktikannya di lapangan, syukur-syukur tidak ada,” kata dia lagi.
Operasi (razia) narkoba yang dilakukan BNK Metro di penghujung 2014 sejak tanggal 17 Desember sampai 18 Desember 2014 targetnya bukan hanya para siswa, tetapi juga PNS yang ada di berbagai kantor dinas/instansi pemerintah di daerah itu.
“Kita akan bersihkan PNS dari penggunaan dan penyalahgunaan narkoba,” ungkap Naim.
Naim juga membantah jika selama ini razia narkoba masih terbatas, semata karena anggaran yang tersedia masih relatif sedikit. Akibatnya beberapa program harus ditunda.
Salah satu dinas instansi yang dioperasi kemarin adalah para pegawai di Kantor Camat Metro Pusat dan operasinya berjalan cepat, singkat dan tidak kompromi.
Di salah satu ruang saat petugas BNK  masuk dan menyatakan tujuan kedatangan mereka, ada salah seorang PNS yang bertamu terlihat grogi.
“Mas, silakan tas bawaannya diletakkan di atas meja,” pinta petugas BNK yang juga berasal dari anggota Polri.
Mendapat kedatangan mendadak itu, tentu saja ada PNS yang glagapan. Namuns etelah diperiksa seluruh isi tasnya, petugas BNK tidak menemukan barang haram itu.
Di salah satu ruang berikutnya, beberapa PNS wanita diminta untuk mengeluarkan sendiri isi tasnya, petugas BNK hanya memeriksa saat barang-barang sudah dikeluarkan dari tas.
Razia narkoba kemarin belum berhasil akibat banyaknya PNS yang tidak masuk kantor dan siswa sekolah sudah banyak yang tidak datang, karena baru selesai ulangan. 

Tidak ada komentar: